Rabu, 08 Agustus 2012

Peduli?

Sebelum ini ada pertanyaan di buku Bahasa Inggris yang berbunyi “Are you a complainer?”. Bila harus kujawab, maka akan kujawab iya. Akhir-akhir ini aku memang sering sekali memberikan complaint kepada orang lain. Tapi sejak kapan? Ya sejak kolerisku mendominasi. Sebelum ini hidupku memang kuhabiskan untuk perduli pada orang lain. Kepada sahabatku, orang sekitar, dan bahkan kepada orang yang tidak aku kenal. Orang melankolis kebanyakan memang akan melakukan itu. Tapi saat sifat kolerisku mendominasi, kepeduliaan itu berubah dalam bentuk lain yaitu komplain. Dan akhir-akhir ini komplain itu sering kuberikan pada orang sekitar, siapapun akan menjadi sasaran komplain ku. Awalnya aku bingung karena semakin banyak orang yang marah padaku, tidak suka padaku, padahal sebelumnya tidak pernah. Ya karena bentuk kepeduliaanku yang dulunya mungkin dapat diterima oleh banyak orang sekarang telah menjadi sebuah komplain yang tidak disukai sebagian orang. Di titik ini aku sadar apabila komplain itu sebenarnya adalah bentuk kepeduliaanku yang berubah. Dan sebenarnya itu baik, hanya caranya saja yang salah. Jadi bagi siapapun saja yang kuberikan komplain, berarti aku peduli pada anda. Dan saat aku tidak memberikan komplain pada anda, maka aku sudah tidak peduli lagi pada anda.

Sabtu, 14 Juli 2012

Asia Timur

Asia sebenarnya dihuni oleh bangsa-bangsa yang besar. Beberapa belum menyadari karena efek dari penjajahan yang dilakukan bangsa Eropa. Entah, aku sedikit merasa kurang enak karena sepertinya Eropa menjadikan Asia terhambat atas tujuan dangkalnya dahulu, meskipun itu manusiawi untuk selalu mencari kekayaan. Dari seluruh bangsa Asia aku melihat yang paling maju sekarang berada di Asia Timur. Mereka yang aku amati yaitu Jepang, dan kedua Korea. Salah satu faktor yang membuat mereka maju adalah tradisi yang selalu mereka pegang teguh. Aku tidak bisa mengatakan semua tradisi mereka baik, namun konsistensi mereka dalam memegang tradisi itu sangat patut dicontoh. Kumulai dari Jepang. Pada saat bangsa Eropa mulai menginvasi bangsa Asia, mereka melakukan penutupan diri, sehingga mereka bisa terhindar dari penjajahan. Sebagai contoh, Samurai-Samurai mereka masih eksis walaupun bangsa Eropa waktu itu sudah menggunakan senjata api. Setelah sadar mereka telah tertinggal jauh, mereka mengejar melalui Restorasi Meiji. Mereka bisa mengejar ketertinggalan mereka selama ratusan tahun dalam waktu hanya 50 tahun saja. Setelah itu mereka bangkit dengan ideologi imperialisnya untuk menguasai Asia. Setelah mereka kalah di PD II, mereka adalah salah satu Negara dengan kerugian terbanyak. Namun kurun waktu 1945-sekarang dapat mereka manfaatkan dengan baik sehingga mereka menjadi salah satu Macan Asia. Mengapa mereka bisa begitu hebat? Dari yang aku pelajari, tradisi mereka yang rajin, konsisten, menghargai waktu, menghormati pemimpin, menyempurnakan, dan selalu bekerja keras menjadi salah satu alasan. Kedua, adalah kedua Korea. Kalau bercerita tentang mereka aku merasa sedih. Bayangkan, orang-orang yang sudah ribuan tahun hidup bersama, harus dipisahkan oleh dua ideologi yang bahkan bukan berasal dari Negara mereka, walau menurutku karakter asli orang-orang korea masih sama. Mereka tetap rajin, konsisten, dan pekerja keras walaupu dengan cara yang berbeda. Korea Selatan terkenal dengan kecanggihan IT, dominasi produk elektroniknya, dan tentu saja K-POP. Mereka mencapai itu semua dengan kerja keras yang sangat banyak. Dan yang paling buruk, mereka bahkan belum berdamai. Perang mereka belum berhenti sekarang. Aku masih sangat berharap mereka suatu saat bisa berdamai, di saat itu mereka akan menjadi kekuatan yang sangat besar di Asia.